Inilah Informasi Yang Penting Bagi Seorang Wirausahawan Kerajinan

Berikut Bukan IInformasi Yang Penting Bagi Seorang Wirausahawan Kerajinan – Untuk menjadi wirausahawan kerajinan yang handal, ada kalanya kita perlu belajar dari orang lain. Dengan mempelajari kisah inspiratif wirausahawan sukses di bidang kerajinan, kita bisa mengambil hal yang bermanfaat untuk diterapkan pada usaha kita.

Banyak sekali contoh wirausahawan di bidang kerajinan yang sukses berkat belajar dari pengalaman baik pengalaman pribadi atau dari pengalaman wirausahawan lainnya.

Seperti pepatah yang mengatakan “pengalaman adalah guru terbaik”, dengan belajar dari pengalaman wirausahawan lain pun biasanya kita akan menemukan sedikit banyak inspirasi yang bisa membuat bisnis usaha kerajinan kita menjadi ikut sukses.

Nah maka dari itu, dalam artikel ini kami akan menyajikan beberapa informasi mengenai kisah inspiratif wirausahawan sukses di bidang kerajinan yang siapa tahu bermanfaat dan bisa kamu ambil pelajarannya.

Faktor Penting Keberhasilan Bagi Seorang Wirausahawan Kerajinan

Gak usaha berlama-lama lagi, ini dia faktor keberhasilan wirausaha yang wajib dimiliki oleh setiap pengusaha.

1. Pengetahuan tentang kewirausahaan

Yang pertama adalah pengetahuan atau wawasan si pengusaha tentang kewirausahaan. Kewirausahaan adalah aktivitas dalam mendirikan usaha, mengkalkulasikan kebutuhan finansial, untuk mendapatkan keuntungan. 

Artinya, kamu harus punya pengetahuan tentang aktivitas-aktivitas bisnis, seperti misalnya, menghitung kas, alokasi modal, strategi pemasaran, dan lain-lainnya. Khususnya yang berkaitan dengan bidang bisnis yang sedang dijalani. 

Banyak sih orang yang gak memiliki faktor penentu tingkat keberhasilan usaha yang satu ini, tapi untuk menyiasatinya, mereka merekrut orang-orang yang andal dalam bisnis untuk bekerja sama. 

2. Keterampilan berwirausaha 

Setelah ada pengetahuan, faktor keberhasilan wirausaha yang perlu kamu miliki selanjutnya adalah bukti menerapkan pengetahuan tersebut.

Itulah yang disebut dengan keterampilan berwirausaha. Tanpa keterampilan, mungkin usahamu bakal flat, dan bisa berpotensi bangkrut dalam waktu yang singkat. 

3. Berani mengambil tindakan 

Keinginan untuk berwirausaha pasti banyak dimiliki orang, sayangnya hanya sedikit dari mereka yang berani bergerak.

Siapa sih yang gak pengin punya bisnis sendiri? Tapi, kalau cuma mikirin konsep doang dan gak ada tindakan ya gak bakal jalan-jalan itu bisnis. 

4. Berani ambil risiko 

Faktor keberhasilan wirausaha berikutnya adalah berani mengambil risiko. Selain tindakan, keberanian dalam menghadapi kemungkinan-kemungkinan terburuk juga menjadi kunci untuk sukses menjadi pengusaha.

Contohnya seperti Gojek. Dulu, mungkin masih banyak orang awam terhadap teknologi, apalagi untuk memesan alat transportasi. Dari kondisi tersebut, bisa saja Gojek bangkrut dengan waktu yang sangat cepat. 

5. Percaya diri 

Percaya terhadap diri sendiri juga menjadi faktor keberhasilan wirausaha. Wajar saja kamu harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi, karena bisnis tersebut kamu yang membangun dan kamu yang menjalankan. 

Ketidakpercayaan terhadap diri sendiri bisa menghambat pengambilan setiap keputusan dalam berbisnis. 

6. Kreativitas 

Persaingan di dunia usaha sangatlah berat. Seorang pengusaha harus berhadapan dengan pengusaha lainnya dengan bidang usaha yang sama, bahkan terkadang dengan kualitas produk yang serupa pula. 

Kalau bersaing seperti itu mungkin kamu bakalan sulit mencapai kesuksesan. Oleh karenanya, perlu menggunakan kreativitas untuk menjadi beda dengan orang lain.

Menjadi beda dan unik sangat berpotensi untuk membuat bisnis tetap berkembang di tengah ketatnya persaingan. Inilah faktor penting yang akan menentukan tingkat keberhasilan sebuah wirausaha.

Contohnya seperti yang dilakukan oleh Uniqlo, mereka hadir ketika bisnis retail tengah membludak.

Tapi mereka bisa bersaing, karena saat itu semuanya hanya berfokus pada pakaian, sementara Uniqlo mencoba hal baru dengan tidak melupakan produk seperti kaus kaki, topi, dan lainnya. 

Selain itu, harga produk-produk Uniqlo juga cukup terjangkau, sedikit lebih murah bila dibandingkan dengan retail lainnya seperti H&M dan Zara. 

7. Kecerdasan dalam wirausaha 

Menjalankan bisnis bukanlah hal yang mudah dan pasti membuahkan sukses. Di tengah jalan, kamu pasti bakal menemukan hambatan atau masalah yang bisa menjegal langkahmu.

Kalau tidak bisa menghadapinya, potensi menyerah di tengah jalan alias bangkrut bakalan bisa terjadi. 

Oleh sebabnya, kamu perlu cerdas dalam menjalankan bisnis. Cerdas mengatasi masalah yang ada dan cerdas menentukan setiap keputusan bisnis. 

8. Kemampuan kerja sama tim 

Faktor keberhasilan wirausaha tidak bisa ditentukan dari sang pemilik saja, tapi juga ke seluruh pihak yang terlibat, termasuk karyawan. Sebagai pemimpin, kamu harus mementingkan kerja sama tim, jangan egois. 

Mau bisnismu kecil atau besar, penting untuk melakukan kerja sama tim. Siapa tahu saja, pemikiran timmu bisa membawa dampak yang positif bagi bisnis ke depannya. 

9. Kesabaran 

Faktor keberhasilan wirausaha selanjutnya adalah kesabaran. Kamu harus sabar-sabar menghadapi berbagai masalah yang dihadapi.

Sabar menghadapi konsumen, sabar menghadapi klien, bahkan sabar menghadapi pemasukan yang terus menurun. 

10. Gigih 

Dagangan gak laku, gak balik modal, diomelin klien, kualitas menurun, pendapatan menurun, dan lain-lain adalah contoh sederet masalah yang bakal kamu hadapi sebagai pengusaha. Kalau gak kuat menghadapinya, bisa-bisa langsung angkat bendera putih. 

Kamu harus gigih menghadapi masalah tersebut karena semua pengusaha sukses juga pasti pernah memiliki masalah, bahkan lebih parah dari pada itu.

Gigih menghadapi masalah, gigih bekerja lebih keras, dan gigih menetaskan kreativitas adalah kuncinya.

11. Pengalaman 

Pengalaman juga bisa menjadi faktor keberhasilan wirausaha. Pengalaman bisa menjadi guru yang paling tepat untuk menentukan sesuatu dengan tepat. 

Contohnya adalah perjalanan sukses Wishnutama, sang pendiri NET TV. Sebelum mendirikan saluran televisi masa kini itu, ia bekerja belasan tahun di Trans TV. 

Berkat pengalamannya di Trans TV itu, ia berhasil mendirikan NET dan menjadikannya salah satu stasiun televisi terbesar dan diminati di Indonesia. 

Soal-soal pilihan ganda prakarya dan kewirausahaan mata pelajaran wajib kelas 11 semester satu kurikulum 2013 beserta jawaban berisikan materi yang sama dengan essay Prakaya dan KWU kelas xi semester 1,2 yaitu tentang “Wirausaha Kerajianan dan Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar”.

Berikut, contoh soal Prakarya kelas xi semester ganjil genap dengan kunci jawaban untuk siswa SMA/MA/SMK/MAK/Sederjat.

1. Sebuah sampah/ limbah basah yang berasal dari makhluk hidup sering dipakai dalam kerajinan limbah disebut sampah ….
a. organik
b. rumah tangga
c. basah
d. anorganik
e. tekstil
Jawaban: a. organik

2. Berikut kepercayaan atau rasa yakin yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha kerajinan bahan limbah, kecuali ….
a. kecerdasan sendiri
b. kemampuan untuk bekerja secara kreatif dan inovatif
c. kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik
d. keyakinan dapat menguasai pasar
e. kecakapan yang diperoleh dari hasil pendidikan, kursus, latihan, dan pengalaman dalam bekerja
Jawaban: d. keyakinan dapat menguasai pasar
Pembahasan:
Kepercayaan atau rasa yakin yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan di antaranya kecerdasan sendiri, kemampuan untuk bekerja secara kreatif dan inovatif, kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik, dan kecakapan yang diperoleh dari hasil pendidikan, kursus, latihan, serta pengalaman dalam bekerja.
3. Wirausaha kerajinan bahan limbah adalah ….
a. proses dinamis untuk menciptakan tambahan kemakmuran dari limbah
b. kegiatan menimbun limbah dan dijual ke sentra industry/ pabrik
c. mereka yang suka ikut-ikutan dalam membuka usaha kerajinan tangan
d. pegawai atau karyawan kantor dan UKM
e. pekerjaan yang kasar dan melelahkan dalam membuat kerajinan dari bahan keras
Jawaban: a. proses dinamis untuk menciptakan tambahan kemakmuran dari limbah

4. Berikut bukan informasi penting bagi seorang wirausahawan kerajinan bahan limbah berbentuk bangun datar, yaitu ….
a. jumlah karyawan yang bekerja
b. keinginan para konsumen terhadap suatu produk
c. keadaan persaingan dalam dua bisnis
d. lingkungan usaha yang dihadapi
e. peluang pasar yang bisa diraih
Jawaban: b. keinginan para konsumen terhadap suatu produk
Pembahasan:
Informasi yang penting bagi seorng wirausahawan di antaranya jumlah karyawan yang bekerja di perusahaan keadaan persaingan dalam dunia bisnis, lingkungan usaha yang dihadapi dan peluang pasar yang bisa diraih.

5. Berikut bukan termasuk kepekaan seorang wirausahawan kerajinan bahan limbah berbentuk bangun datar terhadap lingkungannya, yaitu ….
a. pandai dalam bergaul
b. pengenalan terhadap arti lingkungan
c. memiliki keinginan yang besar untuk menggali dan mendayagunakan sumber-sumber ekonomis di lingkungan setempat
d. rasa syukur atas segala yang diperoleh atau  dimiliki
e. pandai menghargai waktu
Jawaban: d. rasa syukur atas segala yang diperoleh atau  dimiliki
Pembahasan:
Ciri seorang wirausahawan yang peka terhadap lingkungannya, yaitu pandai dalam bergaul, pengenalan terhadap arti lingkungan, memiliki keinginan yang besar untuk menggali dan mendayagunakan  sumber-sumber ekonomisdi lingkungan setempat dan pandai menghargai waktu.

6. Salah satu tujuan kewirausahaan, yaitu ….
a. sebagai generator pembangunan ekonomi
b. menciptakan tenaga kerja baru
c. mendidik masyarakat agar hidup sederhana
d. memberikan contoh kepada para generasi muda untuk bekerja keras
e. meningkatkan jumlah wirausahawan yang berkualitas dan berdedikasi tinggi
Jawaban: e. meningkatkan jumlah wirausahawan yang berkualitas dan berdedikasi tinggi
Pembahasan:
Tujuan kewirausahaan , antara lain sebagai berikut:
1. meningkatkan jumlah wirausaha yang berkualitas
2. mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
3. membudayakan semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan di kalangan masyarakat yang mampu, andal, dan unggul.

7. Perancangan karya kerajinan melalui konsep dan gambar rencana, dengan mempertimbangkan nilai fungsi, kenyamanan, keamanan/keselamatan, kesehatan, kepraktisan, keunikan, dan keindahan/estetika, trend pasar (nilai ekonomi) disebut ….
a. pengertian kerajinan
b. desain kerajinan
c. peluang usaha
d. manfaat kerajinan
e. fungsi kerajinan
Jawaban: b. desain kerajinan
8. berikut contoh limbah yang bisa digunakan sebagai bahan kerajinan limbah berbentuk bangun datar, kecuali …
a. kain bekas jahitan penjahit
b. serutan kayu
c. daun pisang
d. limbah jagung
e. botol plastik
Jawaban: c. daun pisang

9. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menetapkan desain proses produksi kerajinan limbah berbentuk bangun datar, kecuali ….
a. jenis kerajinan
b. teknik
c. pendistribusian
d. manfaat
e. pengemasan
Jawaban: c. pendistribusian

10. Perhatikan gambar berikut!

Gambar kerajinan limbah berupa taplak meja dari limbah tekstil tersebut ber-bentuk bangun datar yaitu ….
a. lingkaran
b. persegi
c. layang-layang
d. persegi panjang
e. jajar genjang
Jawaban: d. persegi panjang

Tokoh Wirausahawan Sukses di Bidang Kerajinan

Ada banyak faktor keberhasilan wirausaha yang wajib diketahui para entrepreneur. Tanpa mengetahui faktor-faktor tersebut, usaha bisa berpotensi bangkrut. 

Karena wirausaha adalah dunia yang dinamis, kamu gak bakal bisa sukses hanya dengan modal uang saja. Adaptasi, inovasi, dan tentunya sikap pengusaha itu sendiri perlu dipikirkan untuk meningkatkan daya jual usahamu. 

Banyak pengusaha yang gagal karena cuma bermodalkan uang saja. Mereka pikir, dengan banyak uang, bisa membuat usaha bakalan sukses. Padahal tidak semudah itu.

Perhatikan, ini adalah salah satu faktor yang bukan mendukung keberhasilan usaha, khususnya bagi seorang wirausaha yang bermodal banyak, tapi dia tidak punya kreativitas mengembangkan produknya.

1. Komang Adi

komang adi
gambar: kontan

Sejak masih anak-anak, Komang Adi sudah menekuni hobi melukis yang ia miliki. Dengan serius, ia melanjutkan sekolahnya di Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Bulan Batu, Sukawati setelah tamat dari SMP.

Setamatnya dari SMSR pada 1997, Komang Adi langsung terjun ke dunia usaha bidang seni lukis.

Pada saat itu, peminat lukisan masih belum banyak, dan Komang pun menyambi usahanya dengan menjual berbagai aneka pigura atau bingkai foto dan lukisan.

Sembari menjual pigura foto dan lukisan, Komang tetap melatih kemampuan melukisnya sambil mengamati pasar lukisan.

Di tahun 2000, Komang mulai memasarkan lukisannya dengan tekun dan konsisten. Mulai dari menjual satu hingga dua lukisan, lalu berkembang sampai ia memiliki galeri lukisan sendiri yang dinamai Komang Adi Galeri.

Usaha kerajinan lukisan Komang pun berlanjut sampai ia berhasil menjual lukisannya ke luar negeri, yang mana tiap 3 bulan ia bisa mengekspor sekitar 300 lukisan ke berbagai negara.

Lukisan Komang diminati negara-negara lain mulai dari Australia, Amerika Serikat, Jerman, hingga Perancis.

Kini, omzet yang diperoleh komang sudah mencapai Rp. 175 juta rupiah per bulan, dengan tiap lukisan di galerinya yang ia hargai mulai dari Rp. 50 ribu hingga Rp. 45 juta rupiah.

2. Diah Rahmalita

diah rahmalita
gambar: djawanews

Diah memulai usaha kerajinan berbahan limbahnya pada tahun 2007 dengan modal awal yang hanya sebesar Rp. 1 juta rupiah.

Dengan melihat peluang yang ada, yaitu menggabungkan kemampuan melukisnya dengan pemanfaatan bahan limbah seperti piring, gelas, hingga botol beling diah berani memulai usaha kerajinannya.

Ia pun berani mengambil risiko dengan memutuskan resign dari pekerjaannya dan fokus untuk mengembangkan usahanya.

Modal ketekunan dan keseriusan dalam menggarap kerajinan seni yang mengubah limbah sampah tak bernilai menjadi karya seni yang bernilai ini membawa Diah Rahmalita kepada kesuksesan.

Usahanya pun berhasil menarik perhatian pemerintah untuk memberinya bimbingan dan akses pemasaran yang lebih luas dengan ikut ke berbagai pameran secara gratis.

3. Dewi Tanjung Sari

dewi tanjung sari
gambar: blogger

Usaha Dewi Tanjung Sari diawali ketika ia berkuliah di Universitas Brawijaya pada tahun 2003.

Saat itu, Dewi mendapatkan sebuah ide untuk membuat usaha kerajinan dengan menggunakan sampah daun bekas.

Dengan modal awal sebesar Rp. 50 ribu rupiah, Dewi mengolah sampah dedaunan yang dipungutnya di halaman Universitas Brawijaya menjadi sebuah pigura foto, kotak pensil, undangan, dan kerajinan lainnya.

Dewi pun kemudian memasarkan produknya dengan membuat pameran sebagai sarana promosi dan menjual kerajinannya.

Kemudian, usaha yang dilakoni Dewi berkembang dan mulai membuat kerajinan berbahan dasar limbah.

Berkembangnya usaha Dewi terus memuncak yang mana sampai pada tahun 2005, kerajinan yang dibuatnya mulai dilirik pembeli dari negara lain.

Kerajinan yang dibuat oleh Dewi pun berhasil di ekspor ke berbagai negara seperti Australia, Hong Kong, Malaysia, dan Jerman.

Saat sempat mengalami krisis pada tahun 2009, Dewi memutuskan untuk membuat franchise pada bisnisnya dengan nama De Tanjung.

Ide brilian Dewi pun sukses membuat bisnisnya bertahan dari krisis, dan bisa terus berkembang setelah krisis.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *